Saturday, February 14, 2015

5 Fakta Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Glutathione


Glutathione semakin sering diperbincangkan kaum perempuan sebagai perawatan untuk mempercantik atau mempertahankan kecantikan diri. Dan bukan isapan jempol, kenyataannya pun demikian. Sederetan artis Indonesia juga menjalani treatment glutathione ini, baik melalui oral, injection maupun intravena atau infus. Sebenarnya apa sih glutathione itu? Berbahayakah? Dan apa efek samping yang ditimbulkan oleh glutathione ini?

Supaya Anda tidak ragu untuk menentukan treatment yang tepat bagi kulit Anda. Ada baiknya Anda menyimak sederetan fakta tentang glutathione berikut ini:
  1. Glutathione adalah protein penting dalam tubuh, ia terdiri dari 3 asam amino yaitu glisin, sistein dan glutamat. Merupakan bahan alami tubuh yang memiliki peranan penting dalam pembentukan sel (regenerasi) dan sistem kekebalan tubuh yang bersifat sebagai anti oksidan. Tanpa glutathione, peranan anti oksidan lain seperti vitamin C dan vitamin E akan kurang efektif, bahkan limfosit tidak dapat memproduksi anti bodi untuk melawan penyakit.

  2. Glutathione sebagai pelindung sel dari kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh polusi, radiasi, maupun life style yang kurang sehat. Kinerjanya lebih bagus dari pada vitamin C dan E yang juga sebagai anti oksidan. Oleh karenanya glutathione ini mendapat julukan, Mother of Antioxidant. Ia juga melindungi sel-sel pembentuk organ dan jaringan tubuh seperti ginjal, hati, paru-paru, otak, lensa mata serta jaringan pembuluh darah.

  3. Perannya sebagai Mother of Antioxidant, glutathione mampu menetralisir racun baik yang disebabkan makanan maupun radikal bebas, logam berat, obat-obatan, pelarut makanan dan sebagainya yang akan dikerluarkan dalam bentuk urine maupun dalam empedu.

  4. Sebagai anti oksidan, glutathione juga meningkatkan kinerja atletik tubuh agar tetap fit. Sperti halnya ketika sedang olahraga, tubuh akan membutuhkan cadangan anti oksidan. Ia juga dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh bisa berfungsi lebih baik. 

  5. Pada usia tertentu glutathione ini mengalami penurunan. Semakin tua usia maka produksi glutathione semakin sedikit, sehingga para orang tua sangat mudah terserang penyakit. Tetapi berbeda pada lansia yang memiliki kadar glutathione lebih tinggi. Ia akan terlihat lebih energik, sehat, dan tentunya tampak awet muda.


0 comments:

Post a Comment