Monday, April 27, 2015

Mitos Anti Aging Pada Remaja


Menjadi tua itu kepastian yang akan dialami semua orang. Akan tetapi menghambat penuaan adalah sebuah kemungkinan yang bisa dicapai sebagian orang. Pasalnya, tak semua orang memahami pentingnya Anti Penuaan Dini. Banyak orang yang sudah terlambat, muncul tanda-tanda keriput baru melakukan perawatan Anti Penuaan dini.

Padahal Anti Penuaan Dini sangat baik dilakukan sebelum poroses penuaan itu datang. Yaitu di masa-masa keemasan pertumbuhan kulit. Agar regenerasi kulit yang menjadi salah satu faktor penentuanya tidak terhenti karena masalah usia. Bahkan sah-sah saja dilakukan sejak remaja. 

Anggapan memakai anti aging sejak remaja akan kelihatan tua hanyalah mitos belaka. Mungkin yang dimaksud kelihatan tua adalah karena faktor dandanan atau riasan. Umunya anti aging dalam bentuk skin care atau make up bisa membuat remaja keranjingan berdandan yang identik dengan orang dewasa. Memang penggunaan krim anti aging ada batas usianya, tetapi untuk perawatan anti aging tidak ada batasan usia. So Anti aging yang benar bisa meliputi banyak hal diantaranya:
  1. Gaya hidup: biasakan memiliki gaya hidup sehat sejak remaja. Jangan abaikan pelajaran olahraga di sekolah. Meskipun waktunya yang dibatasi cuma seminggu sekali, setelah lulus hal tersebut bisa jadi kegiatan langka saat sudah memasuki dunia kerja. Bayangkan untuk dapat berolahraga, orang harus mencuri-curi waktu melakukannya. Tetapi jika sudah terbiasa sejak remaja, kegiatan apapun bisa jadi moment olahraha. Iya kan?
  2. Kelola Stress; jangan hanya kerena takut nilai jelek kamu melakukan curang seperti mencontek. Jika ulangan saja mencontek apa jadinya ketika ujian tidak bisa mencontek? Stress! Salah satu faktor orang lebih cepat tua dan sakit-sakitan. Bukankah nilai baik atau jelek tidak menjadi jaminan seseorang hidup sukses? Yuk mari kelola stress.
  3. Pola makan; belajar sambil nyemil memang menyenangkan. Tetapi jangan jadi kebiasaan, tak bisa belajar jika tak ada cemilan. Lebih baik ganti cemilan dengan makan buah terutama buah yang kaya anti oksidan untuk kesehatan kulit. Selain sehat juga bikin pikiran segar, belajar jadi tidak ngantuk.
  4. Bersosialisasi; jangan cuma di dunia maya. Sosialiasi sasi dengan teman sebaya di lingkungan sekitar bisa mengurangi stress kita. Terlalu sering menatap layar hp juga nggak baik kan buat kesehatan? Coba bikin komunitas remaja di lingkungan sekitar dan lakukan kegiatan-kegiatan positif bersama mereka.
  5. Perawatan diri dari luar; jangan hindari sinar matahari, aktif di lapangan memang baik. Lakukan perawatan skin care sun block sebelum melakukannya. Hal tersebut bisa melindungi kulit dari bahaya UV.
  6. Perawatan dari dalam tubuh; penting untuk melindungi bahaya radikal bebas selain matahari. Pengaruh kondisi lingkungan yang tidak sehat juga bisa memicu penuaan dini lho? Apa sih radikal bebas? Adalah pencenaran radiasi yang bisa menembus kulit atau masuk dalam tubuh dan bisa membuat kerusakan sel. Baik kulit maupun jaringan dan organ-organ lainnya. Perawatan dari dalam yang dimaksud, bisa infus glutathione atau infus vitamin C yang akan membantu sel kulit beregenerasi tanpa terhambat oleh radikal bebas. Kedua nutrisi kulit ini sangat aman dan tidak berbahaya meskipun digunakan oleh remaja.

1 comment: