Wednesday, May 13, 2015

Maksimalkan Fungsi Hati dengan Detoksifikasi


Fungsi organ hati pada tubuh manusia adalah untuk membantu menyaring zat-zat yang masuk ke dalam tubuh. Pola makan dan pola hidup yang tidak baik menyebabkan hati bekerja keras dan beresiko merusak fungsi hati. Kerusakan fungsi hati bisa diikuti dengan kerusakan organ penyaring lainnya, seperti ginjal. Untuk memperbaiki fungsi hati, bisa dilakukan detoksifikasi.

Detoksifikasi sendiri aktifitas yang dapat membersihkan tubuh dari racun-racun yang membahayakan. Detoksifikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik alami maupun dengan alat atau obat-obatan tertentu. Dengan melakukan detoksifikasi, organ-organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring racun diharapkan akan kembali segar dan kemampuannya menyaring racun semakin meningkat. Hal tersebut tentu akan sangat berdampak pada kesehatan tubuh.


Bahan makanan yang bisa digunakan untuk detoksifikasi hati antara lain :
  • Sayuran hijau, contohnya sayur brokoli, bayam, seledri, sawi-sawian.
  • Wortel, wortel yang dipakai bisa wortel lokal maupun impor
  • Buah-buahan, beberapa buah yang biasa digunakan untuk detoks diantaranya alpukat, lemon, dan apel. Buah-buah tersebut mensuplai vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengeluarkan racun.
  • Kacang kenari, kacang ini dapat membantu proses detoksifikasi hati karena kandungan gluthatione dan lemak omega 3.
  • Teh hijau, bahan ini kaya dengan anti oksidan sehingga sangat baik untuk detoksifikasi hati.
  • Kunyit dan temulawak, kedua bahan ini umum digunakan dalam satu kali pakai sekaligus.
  • Bawang putih, senyawa yang berperan untuk detoks pada bawang putih adalah sulfur.
  • Asparagus, sayuran ini dapat membersihkan racun yang dihasilkan oleh alkohol.

Bahan-bahan tersebut umumnya dikonsumsi dalam keadaan mentah sehingga kandungan gizi yang dibutuhkan untuk mendetoksifikasi hati masih utuh. Bisa dalam bentuk jus atau dikunyah dalam keadaan mentah begitu saja, contohnya bawang putih.

Aktifitas untuk Detoksifikasi

Selain bahan makanan, beberapa kebiasaan baik bisa menjadi cara detoksifikasi yang efektif. Kebiasaan tersebut diantaranya:

  • Berolahraga, aktifitas ini mengeluarkan racun-racun tubuh lewat keringat. Salah satu olah raga yang dianggap efektif untuk detoks adalah yoga.
  • Minum air putih, kebiasaan ini selain untuk detoks hati juga untuk detoks ginjal. Biasakan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.
  • Menghindari stress, dengan menghindari stress maka akan kinerja organ hati akan lebih ringan.
  • Terapi air, bisa dilakukan dengan berendam air hangat selama sekitar setengah menit saja, lalu bilas dengan air dingin selama setengah menit juga.
  • Mandi sauna, dengan cara ini keringat yang berisi racun-racun tubuh akan keluar.

Mudah ya sebenarnya detoksifikasi yang bisa memperbaiki fungsi hati? Sekarang tinggal kita mau melakukannya atau tidak. Selain detoksifikasi yang rutin, jangan lupa untuk menjaga pola makan dan pola hidup, termasuk tidak merokok, tidak minum alkohol, dan tidur cukup atau tidak begadang.

0 comments:

Post a Comment