Monday, June 1, 2015

Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Serat

Ada pepatah mengatakan bahwa kesehatan seseorang bisa dilihat dari kesehatan pencernaannya, jika sehat pencernaannya maka sehat pula seluruh tubuhnya. Serat (fiber) adalah salah satu komponen penting yang menentukan kesehatan pencernaan kita, berasal dari tumbuh-tumbuhan dan membantu proses penyerapan makanan di usus. Serat sangat penting bagi tubuh, karena selain mengenyangkan juga menjadi pola makan penghambat penyakit. Fungsi dan manfaat penting dari serat tak hanya untuk melancarkan pencernaan saja, namun dapat menurunkan kolesterol, mencegah jantung, stroke, dan menurunkan berat badan bagus untuk diet.

Menurut beberapa dokter gizi, anjuran mengkonsumsi serat setiap harinya sekitar 25-30 gr dengan asupan 2000 kalori/hari. Untuk memenuhi kebutuhan serat tersebut dengan cara mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran terutama bagi kita yang memiliki aktivitas duduk dalam jangka waktu lama atau sering mengendarai motor dalam perjalanan jauh. Kemudian, Apa akibatnya jika kita jarang mengkonsumsi serat?

Apabila tubuh kekurangan komponen penting yang dibutuhkan, maka tanggapan tubuh akan menunjukkan gejala negative yang membuat kita tidak nyaman. Berikut gangguan akibat kekurangan serat:
  1. Sembelit
  2. Sembelit atau yang lebih dikenal dengan kondisi susah buang air besar, penyebab utamanya adalah kekurangan serat, namun bisa juga disebabkan karena kurang gerak, kurang minum air putih, terlalu lama duduk, menahan buang air, dan stress.
  3. Obesitas
  4. Obesitas adalah kondisi dimana tubuh menjadi gemuk karena terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat dan kalori ketika lapar. Terjadinya obesitas adalah akibat jarang mengkonsumsi sayur dan buah sehingga lemak yang dikonsumsi tidak dapat diikat, dicerna, dan dibuang sehigga terjadi penumpukan lemak dan kegemukan
  5. Gula darah tidak stabil
  6. Mengkonsumsi serat selain bisa menangani juga bisa mencegah naik turunnya gula darah dalam tubuh sehingga perlu diwaspadai diabetes mengintai tubuh kita kapanpun dan usia berpapun.
  7. Peningkatan Kolesterol
  8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi serat dapat menurunkan kolesterol hingga 2% untuk setiap gram serat yang larut dalam air. serat mengikat kolesterol jahat dan membuangnya melalui saluran pencernaan sehingga tidak menumpuk dalam pembuluh arteri, penyakit jantung juga bisa dihindari.
  9. Munculnya gangguan pencernaan
  10. fungsi utama serat adalah melancarkan proses pencernaan, tentunya jika kekurangan serat akan mengganggu system pencernaan dan menimbulkan penyakit seperti wasir, ambeyen, infeksi saluran usus, mual, kanker lambung, usus buntu, dan Irritable bowel syndrome (IBS). Gangguan iritasi tersebut mempengaruhi usus besar (kolon), biasanya menyebabkan kram, nyeri perut, kembung, gas, diare dan sembelit. Selain konsumsi serat, juga harus memperbanyak minum air putih dan olahraga secukupnya.
  11. Hemorrhoids
  12. Pembengkakan vena dekat anus dan usus besar, dapat membengkak ketika dipaksa mengejan saat Buang Air Besar (BAB).
Kekurangan serat berdampak buruk bagi kesehatan, namun kelebihan serat juga dapat menimbulkan gangguan seperti kembung, mengganggu penyerapan kalsium, dan membatasi asupan kalori dalam tubuh.

Gangguan-gangguan di atas dapat dicegah dengan cara merubah pola hidup sehat dan cermat. Sehat dalam beraktivitas dan cermat dalam menentukan bahan makanan untuk dikonsumsi. Selain itu juga bisa mencoba konsumsi Xio-xio Fruit Jelly. Selain terbuat dari bahan alami, Xio-xio fruit jelly bisa dikonsumsi oleh anak-anak hingga dewasa dan orang tua.

Layanan pemesanan Xio-xio fruit Jelly 0812 803 8888 (SMS)






0 comments:

Post a Comment