Tuesday, June 30, 2015

Pentingnya Vitamin Otak Bagi Penderita Stroke


Stroke adalah salah satu penyakit mematikan nomor 3 setelah jantung koroner, darah tinggi, dan kanker. Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang penderita mengalami kelumpuhan di sebelah anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Pola makan dan pola hidup yang kurang sehat serta lingkungan yang kurang bersih menjadi faktor utama yang menyebabkan munculnya penyakit tersebut selain usia yang semakin tua sehingga sistem kekebalan menurun, faktor keturunan, obesitas, tekanan darah tinggi (80%), merokok, kolesterol, dan penyakit jantung. 

Stroke biasanya datang mendadak tanpa diketahui gejala yang jelas,, merupakan penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) dimana terjadi kematian jaringan otak karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah tersebut disebabkan adanya penyumbatan, penyempitan, atau pecahnya pembuluh darah. Beberapa tanda munculnya penyakit stroke adalah ketika pasien tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbicara, bisa jadi karena masalah memori atau salah satu sisi tubuh menjadi lumpuh. 

Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan stroke ringan.

Jadi tak heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah Stroke atau mengurangi faktor risiko dengan menerapkan pola hidup sehat, olahraga teratur, penghindari stress hingga meminum obat atau suplemen untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Stroke.

Vitamin adalah sekelompok senyawa organic berbobot moleul kecil yang memiliki fungsi penting dalam metabolism setiap organism dan tidak dapat dihasilkan oleh tuubuh. Vitamin otak saat ini sangat diperlukan sebagai asupan gizi untuk mempertahankan tingkat kemampuan otak dalam menjalankan fungsinya bagi anak-anak maupun dewasa, memperlancar peredaran darah dari dan ke otak, meremajakan sel otak yang tentunya bisa mencegah resiko ataupun meminimalisir resiko dari penyakit stroke.

Vitamin bisa didapatkan dari berbagai bahan alami seperti buah-buahan dan sayuran yang banyak beredar di lingkungan kita sebagai nutrisi otak. Beberapa asupan vitamin yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja otak adalah: Vitamin A, Vitamin B12, Vitamin C, Vitamin E, minyak ikan, tirosin, asam amino, dan lain-lain. 

Vitamin A pada wortel, peneliti-peneliti Universitas Brusel, Belgia menunjukkan bahwaVitamin A dapat mencegah kematian atau cacat pascastroke. Mereka menemukan pasien stroke dengan jumlah vitamin A dan beta-karoten di atas rata-rata ternyata lebih memiliki peluang besar untuk bertahan, memiliki lebih sedikit kerusakan neurologis bahkan ada yang sembuh total dengan kinerja meredam sel saraf yang mengalami kerusakan oksidatif.

Vitamin B12. Vitamin tersebut membantu produksi sel darah merah, perpaduan DNA dan memelihara kesehatan sel saraf. Menurut website MayoClinic, suplemen Vitamin B-12 di dalam beberapa cara bisa membantu pasien selama masa penyembuhan setelah terjadinya stroke. Kinerjanya antara lain: Menurunkan Level Homosistein (homosistein adalah asam amino yang diproduksi dari pemecahan daging yang dicerna oleh tubuh). Contoh sumber-sumber vitamin B-12 antara lain adalah ikan. aneka jenis kerang, susu dan ragam produk susu seperti keju dan yoghurt, daging dan juga telur.

Vitamin C dan E. vitamin ini diketahui bermanfaat untuk mendukung otak agar memiliki memori yang kuat. Vitamin otak ini dapat membantu mencegah penyakit degenerasi sel otak, membantu mencegah demensia yang berkaitan dengan usia. 

Penderita Stroke dianjurkan untuk mengkonsumsi produk atau makanan yang mengandung vitamin otak, asam amino, antioksidan dan nutrisi penting lainnya. Dengan begitu, menunjukkan bahwa kita memberikan apa yang dibutuhkan sesungguhnya oleh otak untuk fungsi sistem saraf dan meningkatkan kesehatan otak.





0 comments:

Post a Comment