Thursday, June 4, 2015

Tubuh Membutuhkan Vitamin C Saat Musim Pancaroba

Jika kita perhatikan cuaca saat ini sangat extreme bukan? Sebentar panas, sebentar hujan, sebentar mendung. Intensitas setiap Daerahpun berbeda bahkan antar Desa merasakan cuaca yang berbeda pula. Hal ini menunjukkan gejala musim pancaroba atau peralihan antara musim hujan dengan kemarau. Biasanya terjadi pada Bulan Maret-April dan Oktober-Desember.

Musim peralihan juga ditandai dengan tingginya curah hujan yang deras disertai petir, adanya badai serta angin kencang. Datangnya musim peralihan berdampak pada kondisi kesehatan kita terutama munculnya penyakit saluran pernafasan, batuk dan pilek. Selain itu ditandai dengan munculnya hewan laron dan musim kawin bagi serangga tonggeret (uir-uir).

Apa yang bisa kita lakukan dalam menyambut musim peralihan? Tentunya melakukan tindakan preventif untuk mencegah munculnya berbagai penyakit di atas. Cara mencegahnya antara lain: banyak minum air putih, makan buah-buahan dan sayuran, mengkonsumsi Vitamin C, dan istirahat yang cukup. 

Mengenal Vitamin C:

Vitamin C adalah salah satu vitamin yang larut dalam air namun mudah rusak dan teroksidasi karena panas, enzim, serta zat tembaga dan besi. Fungsi dan manfaat vitamin C bagi  kesehatan tidak diragukan lagi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membentuk kolagen dan hormon penting dalam tubuh, mencegah berbagai penyakit karena bersifat antioksidan yang melawan radikal bebas, menyusun struktur pembuluh darah, tendon, ligament, dan tulang.

Fungsi lainnya untuk membentuk neurotransmitter dan norepinefrin yang penting bagi otak, membentuk carnitine yang membantu transportasi lemak untuk konversi menjadi energi, membantu metabolisme kolesterol menjadi asam empedu, Bahkan dalam jumlah kecil, vitamin C dapat melindungi molekul penting, seperti protein, lipid (lemak), karbohidrat, dan asam nukleat (DNA dan RNA) dari kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, racun, ataupun polusi. Selain itu vitamin C juga bermanfaat untuk mencegah penuaan dini pada kulit.

Berapa kadar Vitamin C yang dibutuhkan perhari? Manusia, terutama wanita rata-rata membutuhkan 75 mg - 500 mg vitamin C setiap harinya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan hanya 45mg/hari, sedangkan National Academy of Science di Amerika Serikat antara 60-95 mg per/hari. Kelebihan vitamin ini mengakibatkan diare dan meningkatnya asam lambung. Bila kelebihan terjadi dalam waktu cukup panjang, bisa menimbulkan nyeri saat buang air kecil karena vitamin C keluar dalam bentuk kristal.

Sumber Vitamin C berasal dari mana? Sesuai namanya senyawanya Asam Ascorbat, sumber terbesar Vitamin C berasal dari buah-buahan dan sayuran terutama jeruk, stroberi, lemon, buah kiwi, jambu biji, paprika, nanas, papaya, buah naga, brokoli, kubis, dan lain-lain.

Pentingnya Vitamin C saat Musim Pancaroba:

Vitamin termasuk zat mikronutrien, namun keberadaannya sangatlah penting, terutama Vitamin C. Jika tubuh kekurangan vitamin C dapat menimbulkan penyakit flu, hilangnya gairah makan, kram otot, kulit kering, rambut bercabang, gusi berdarah, anemia, dan lain-lain. 

Kesimpulannya jika tidak ingin menerima dampak buruk kesehatan kita saat musim peralihan adalah dengan mengetahui cara mencegahnya sehingga dapat memperbaiki pola hidup teratur, 



0 comments:

Post a Comment