Monday, July 27, 2015

Benarkah Kopi Bisa Kurangi Resiko Diabetes?


Anda pecinta kopi? Berbahagialah dengan kabar bahwa ternyata kopi bisa mengurangi resiko diabetes tipe 2. Selain mengandung antioksidan tinggi yang dapat melawan radikal bebas penyebab berbagai macam peyakit, dalam kopi juga ditemukan tiga jenis zat yang ditengarai dapat memblokir protein yang menyebabkan peningkatan resiko diabetes. Tiga jenis zat tersebut antara lain: kafein, caffeic acid dan chlorogenic.

Zat yang paling berpengaruh adalah caffeic acid dibanding kafein. Oleh karena itu kopi non caffein sangat dianjurkan dan dikonsumsi tanpa gula.

Hal ini juga diungkapkan dalam sebuah studi penelitian yang dilakukan sejak tahun 2001-2002, bahwa meminum kopi 3-4 cangkir sehari dapat mengurangi resiko diabetes daripada yang meminum kopi kurang dari dua gelas per hari.

Mereka melakukan tes terhadap lebih dari seribu peserta kuisioner baik wanita maupun pria yang meminum kopi. Selain itu juga dilakukan tes darah untuk mengukur kadar antioksidan dalam tubuh. Hasilnya 191 orang responden yang memiliki kebiasaan minum kopi paling tinggi, memiliki resiko diabetes lebih rendah.

Akan tetapi, untuk mengurangi resiko dibates apakah hanya cukup bergantung dengan meminum kopi? Tidak. Untuk mendapatkan kesehatan yang lebih baik tentu harus kembali kepada konsep kesehatan yang seimbang. Pola makan yang baik serta menerapkan pola hidup sehat dengan rajin berolahraga.

Selain itu Anda juga bisa melakukan tindakan preventive dengan beberapa terapi kesehatan. Salah satunya terapi untuk mencegah diabates adalah dengan melakukan terapi ozon, untuk info lebih lanjut Anda bisa menghubungi klinik Stanmed Center, Jl, Hanglekir Raya No,9 Jakarta Selatan. Telp: 021 7228899

0 comments:

Post a Comment