Thursday, August 6, 2015

Ternyata Kandungan Tomat Dapat Menurunkan Kolesterol



Kolesterol merupakan senyawa yang erat kaitannya dengan lemak namun berbeda dengan lemak. Kolesterol sendiri bentuknya menyerupai lilin berwarna kekuningan (dalam bahasa inggris disebut waxy steroid). Kolesterol juga ditemukan pada setiap sel yang ada dalam tubuh dan juga berperan penting dalam proses pembentukan organ-organ penting dalam tubuh. namun dalam jumlah yang tinggi, kolesterol bisa menjadi penyakit yang berbahaya.

Kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pola makan yang tidak sehat, banyak makan makanan instant atau makanan yang berlemak tanpa diimbangi dengan aktivitas gerak. Banyak penderita kolesterol tinggi mengobati penyakitnya dengan membeli obat yang mahal dan memberikan efek ketergantungan jika tidak meminumnya akan kambuh sakitnya serta tidak aman. Sehingga diperlukan alternatif pengobatan alam menggunakan herbal tanaman yang banyak mengandung gizi serta senyawa yang bisa menyembuhkan penyakit. 

Pada dasarnya sayuran dan buah-buahan bagus untuk menurunkan kada kolesterol tinggi dalam tubuh, karena memiliki senyawa yang dapat mencegah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Salah satu buah atau sayur yang direkomendasikan untuk pengobatan kolesterol adalah buah tomat. 

Tomat dengan bahasa latin Solanum lycopersicum adalah tanaman yang sekeluarga dengan kentang. Masyarakat mengenal sebagai buah dan sayur yang bisa diolah menjadi jus yang segar, dimakan mentah sebagai lalapan, dan untuk sayur. Rasanya yang agak asam memberikan efek segar di tenggorokan dan menambah nafsu makan. Saat ini tomat tidak hanya sebagai pelengkap untuk makanan atau bahan makanan, namun sjuga bermanfaat ntuk kesehatan dan kecantikan wajah, karena kaya kandungan vitamin C.

Berdasarkan laporan riset dalam Jurnal Maturitas menyebutkan, tomat yang sudah dimasak memiliki khasiat yang hampir sama dengan obat kimia penurun kolesterol berupa statin (obat gangguan jantung). Perbedaannya, tomat tidak memberikan efek samping berupa lemas, sakit otot, dan kerusakan syaraf. Tomat mengandung senyawa Lycopene yang memberikan warna merah pada tomat matang, berfungsi sebagai antioksidan yang berkhasiat mengurangi resiko stroke dan jantung. Selain Lycopene, tomat juga mengandung kalium dan vitamin B yang bisa menuunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan tekanan darah tinggi.

Selain itu, buah tomat juga telah terbukti mengandung suatu senyawa yang disebut sebagai asam alfa lipoic, yang bermanfaat membantu mengontrol glukosa dalam darah, meningkatkan vasodilatasi dan melindungi terhadap retinopati pada pasien diabetes, bahkan bisa membantu kelestarian otak dan jaringan saraf. Senyawa nutrisi yang juga ditemukan dalam tomat termasuk kolin, merupakan nutrisi penting yang membantu tidur, fungsi gerak otot, belajar, dan fungsi memori. Kolin juga membantu untuk mempertahankan struktur membran sel, membantu transmisi impul saraf, membantu penyerapan lemak, dan mengurangi peradangan kronis.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, tomat harus dimasak dulu, karena likopen dapat dengan mudah diserap tubuh jika dimasak. 50 gram pasta atau setengah liter sari tomat dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Namun tomat termasuk buah yang banyak menerima insektisida, sehingga harus bersih karena dapat berdampak buruk dalam jangka panjang.

0 comments:

Post a Comment