Monday, August 10, 2015

Tips Agar Bahagia Tanpa Parkinson di Masa Tua .

Mendengar kata Parkinson, pasti kita akan langsung teringat jika penyakit ini identik dengan penyakit yang diderita oleh petinju. Apakah sebenarnya penyakit Parkinson itu? Bagaimana agar kita tetap bahagia tanpa penyakit Parkinson di masa tua? Mari kita kenali dahulu penyakit Parkinson. 

Apakah Parkinson itu?
Sesuai dengan nama penemunya yaitu James Parkinson, penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada organ otak. Terutama bagian sistem syaraf pusat otak yang yang mengalami kemunduran. 
Penyakit ini biasanya menyerang orang usia antara 50 tahun dan 65 tahun. Parkinson lebih sering dialami oleh kaum pria dibandingkan wanita. Dalam stadium awal, penyakit Parkinson tidak mudah terdeteksi. Pada umumnya, penderita baru mengetahui pada saat Parkinson telah meradang dan berkembang.

Jenis Penyakit Parkinson
- Parkinson Primer
Terjadi ketika seseorang kehilangan lebih dari 80 suplai dopamine. Yang dimaksud dengan dopamine yaitu zat penting dalam proses pengiriman sinyal antara sel-sel syaraf otak yang mengatur gerakan.
- Parkinson Sekunder
Jenis Parkinson yang disebabkan oleh faktor luar. Penggunaan obat-obatan dalam jangka waktu yang lama sehingga mengendap di dalam tubuh dan menjadi racun bagi tubuh. Contohnya seperti obat hipertensi, antiaritmia, obat jantung, anti muntah dan lain sebagainya. Selain itu, penyakit Parkinson ini timbul disebabkan keracunan akibat zat-zat polutan seperti karbonmonoksida, sianida disulfida dan pestisida

Gejala Awal Penyakit Parkinson
Dalam tahap awal, banyak penderita tidak menyadari telah terkena Parkinson. Keluhan yang biasanya terjadi adalah nyeri pada punggung, leher, bahu atau pinggang. Dalam jangka waktu yang lama, postur tubuh menjadi bungkuk, anggota gerak tidak elastis dan fleksibel, masalah keseimbangan, kekakuan otot (rigiditas), gerakan yang melambat dan otot yang bergetar (tremor), langkahnya menjadi kecil-kecil bahkan diseret-seret.

Sebagian penderita, mengalami gejala awal Parkinson sebagai tremor(gemetar) tangan ketika sedang beristirahat. Tremor akan berkurang jika tangan secara sengaja digerakan dan menghilang selama tidur. Faktor kelelahan dan stress diduga dapat memperberat tremor.

Mencegah Parkinson 
Adapun tips yang dapat mencegah seseorang terkena penyakit Parkinson yaitu 
Melakukan kegiatan seni. Seperti melukis, menggambar, membuat aneka kerajinan, merangkai manik-manik, membuat keramik, mengukir patung, memahat, mosaik atau kegiatan seni yang lainnya.
Menurut dr. Banon Sukoandari, Sp.S sebagai dokter spesialis saraf di RS PMI Bogor, melakukan aktifitas seni bagi penderita Parkinson dapat membuat pasien lebih baik dalam menjalankan terapi complex planning. Yang dimaksud complex planning yaitu perencanaan yang dibuat oleh otak sebelum melakukan kegiatan yang berkesinambungan. Itulah mengapa, melakukan aktifitas seni menjadi pilihan terbaik saat ini untuk mengobati penderita Parkinson selain kombinasi obat-obatan dan terapi. 
  • Selain itu, Parkinson juga dapat dicegah dengan banyak mengkonsumsi teh hijau. Kandungan polifenol dalam teh hijau terbukti dapat mengurangi senyawa beracun yang dapat mengganggu fungsi sel-sel saraf di otak.
  • Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung antioksidan, seperti brokoli, blueberry, kiwi dan lain sebagainya.
  • Lakukan olahraga secara rutin, terapkan pola hidup sehat dan hindari terpapar dari senyawa parakuat yang banyak terkandung dalam pestisida dan herbisida.
  • Beri asupan vitamin pada otak dengan micronutrient and stimulant therapy atau dengan infus glutathione secara teratur untuk menjaga sel-sel syaraf dan otak tetap optimal.


Jagalah hidup agar selalu sehat dan hindari segala hal yang dapat menimbulkan stress sehingga kita dapat bahagia tanpa Parkinson di masa tua.


0 comments:

Post a Comment