Tuesday, August 11, 2015

Yang Perlu Anda Ketahui dari Herpes


Herpes merupakan salah satu penyakit kulit yang menular, ditandai dengan adanya bercak-bercak merah pada kulit disertai gelembung air dan muncul secara kelompok. Penyakit herpes disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe II dan infeksi virus Varicella zooster

Ada dua jenis penyakit herpes yang perlu diketahui, yaitu: penyakit herpes yang menyerang kulit (herpes zooster) dan penyakit herpes yang menyerang kulit kelamin pada pria dan wanita (herpes genital/simpleks). 

Penyakit herpes cepat sekali menular, terutama melalui hubungan seksual, terkena angin dan panas matahari, dan kondisi mental seseorang karena stress. Kulit yang paling berpotensi menularkan herpes adalah bagian kelamin, paha, dan anus. Dr. Anna Wald dari University of Washington menyatakan bahwa kontak kulit dengan penderita herpes, resiko penularannya sama besar dengan hubungan seksual. Herpes juga bisa ditularkan meski penyakit ini tidak sedang kambuh. Sayangnya, saat tidak kambuh, herpes tidak terlihat. Herpes bukan penyakit mematikan, namun mencegah diri dari menularkan ke orang lain adalah tindakan yang sangat bijak karena ketika virus tersebut sudah berada dalam tubuh maka akan selamanya tinggal.

Mengetahui gejala yang terjadi oleh penyakit herpes untuk mewaspadai bertambah parahnya penyakit, yaitu: 
1. Adanya luka ataupun lepuh yang menyakitkan pada anus, organ kelamin, ataupun bokong. Herpes juga dapat menyebabkan luka di mulut dan di bibir.
2. Adanya tusukan dan sensasi kesemutan di tempat di mana infeksi telah terjadi.
3. Kulit merah dan secara bertahap membentuk vasikel yang berisikan cairan.
4. Gelembung muncul terbuka setelah beberapa hari di sana, kemudian muncul rasa sakit yang mengering seetelah beberapa hari.
5. Ada kerak pada vesikel, yang timbul setelah beberapa hari. Kulit juga bisa menyembuhkan secara sempurna.
6. Pada perempuan dan laki-laki di samping vesikel juga mengalami sensasi terbakar saat buang air kecil. Setelah rata-rata seminggu sampai 10 hari, semua gejala hilang. Tapi itu tidak berarti bahwa virus ini hilang total. Anda mungkin sudah 2 hari setelah infeksi dengan gejala, tetapi mungkin juga menjadi tahun kemudian atau tidak pernah mengalaminya. 

Setelah mengetahui gejala yang ditimbulkan penyakit herpes, perlu dilakukan pencegahan. Karena virus herpes tidak bisa hilang seluruhnya dan obat yang beredar hanya bersifat meringankan atau mengurani rasa nyeri yang muncul. Berikut ini sikap pencegahan yang bisa dilakukan, diantaranya adalah:
1. Menjaga kebersihan kulit tubuh dan kulit kelamin.
2. Menghindari kontak seksual saat herpes kambuh. Resiko penularan herpes tertinggi terjadi saat penyakit ini kambuh karna jumlah virus meningkat berkali lipat dari biasanya. Tanda pasangan herpes yang paling mudah dikenali adalah bisul kemerahan di area genital. Gatal dan sakit di sekitar paha juga salah satu tanda virus herpes sedang aktif. 
3. Memeriksakan kesehatan kulit pada dokter. ada baiknya melakukan tes lab. Mengetahui sedini mungkin akan memudahkan dalam melakukan tindakan medis. Periksa herpes penting pula bagi yang sudah menikah. Karena, Penyakit herpes pada ibu hamil bisa menyebabkan gangguan serius pada janin.
4. Gunakan kondom atau bendungan gigi di fellatio dan cunnilingus. Ini secara signifikan mengurangi risiko infeksi.

0 comments:

Post a Comment