Tuesday, November 3, 2015

Glutathione + Vitamin C = The Most Powerful Antioxidant


Seperti diketahui Glutathione dan Vitamin C adalah kombinasi antioksidan yang efektif. Di kondisi lingkungan seperti sekarang dimana pertumbuhan industri sangat tinggi, udara terutama di daerah perkotaan cenderung kotor dan terpolusi. Saat beraktivitas di luar ruangan, tubuh akan terpapar oleh polutan dan racun yang sangat berbahaya. 

Menilik kondisi lingkungan sekitar kita saat ini, apalagi di kota-kota besar dan kawasan industry, tak bisa dihindari dampaknya sangat buruk bagi terhadap kualitas hidup masyarakat disekitarnya. Bisa dibayangkan, setiap beraktifitas diluar ruangan kita akan disuguhi udara tak sehat, sehingga besar kemungkinan tubuh akan mudah terpapar polutan dan racun-racun berbahaya yang tidak kita sadari.

Mengatasi kondisi itulah Glutathione serta Vitamin C mempunyai peran untuk meminimalisir efek buruk dari polusi lingkungan. Seperti diketahui, Glutathione adalah antioxidant alami paling kuat yang ada di tubuh kita, dalam proses detoksifikasi. Proses ini bisa dipastikan berhasil ketika Glutathione bekerja dengan menghilangkan racun dari tubuh anda, menjauhkan penyakit dari tubuh anda dan memelihara sel-sel untuk tetap awet muda dengan kata lain memperlambat proses penuaan.

Glutathione pada khususnya merupakan agen detoksifikasi yang menjaga tubuh senantiasa bersih dari partikel-partikel berbahaya yang bersifat merusak bagi tubuh. Cara kerja substansi ini di dalam tubuh adalah dengan mengikatkan diri pada partikel-partikel bersifat racun untuk selanjutnya dibuang ke luar tubuh. Sekarang anda tahu mengapa mencukupi kebutuhan antioksidan sangat penting.

Namun, meskipun Glutathione adalah antioxidant yang paling canggih, dalam prosesnya ia memerlukan bantuan Vitamin C yang sama dosis nya dengan Glutathione pada saat dimasukkan kedalam tubuh manusia.

Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang meningkatkan kadar antioksidan lain dalam tubuh. Dua antioksidan penting yaitu glutathione (antioksidan utama) dan vitamin E (antioksidan larut dalam lemak) memiliki hubungan unik dengan vitamin C dalam hal perawatan kulit. vitamin C meningkatkan kadar glutathione dalam darah, senyawa yang mengontrol vitamin E (tokoferol) juga bergantung pada vitamin C untuk regenerasi ke bentuk aktif.

Peneliti telah menemukan bahwa cara kerja pigmen kulit tergantung pada glutathione. Sedangkan vitamin C, setelah dinyatakan dapat meningkatkan kinerja Gluthathione, dapat dikatakan bahwa mengkonsumsi vitamin C adalah cara memutihkan kulit dan mencerahkannya.

Dan disini penentu utama warna kulit adalah pigmen melanin, agar bisa memahami bagaimana cara memutihkan kulit dengan glutathione, perlu dijelaskan mengenai enzim tirosinase. Tirosinase adalah enzim yang ada dalam jaringan tanaman dan hewan. Tirosinase mengkatalis produksi melanin dengan oksidasi. Semakin sedikit jumlah tirosinase dalam tubuh semakin sedikit produksi melanin yang artinya kulit menjadi lebih cerah.

Glutathione menghambat aktivitas enzim tirosinase sehingga kulit menjadi lebih putih. Proses pemutihan ini rata-rata membutuhkan waktu 4 – 12 minggu. Agar glutathione dapat menghambat enzim tirosinase, vitamin C dibutuhkan untuk menjaga keadaan glutathione tetap kuat dan stabil.


0 comments:

Post a Comment