Friday, November 13, 2015

Penderita Diabetesi Ini Olahraga Yang Cocok Untukmu

Image: source


Pada dasarnya semua jenis olahraga sangat baik bagi manusia, tapi tidak untuk penderita diabetes. Ada jenis-jenis olahraga yang khusus diperuntukkan bagi mereka, yang manfaat berhubungan langsung dengan penyakit diabetes tersebut.

Dan Jenis olahraga ini memilki dampak positif, langsung maupun tidak langsung terhadap para penderita diabetes atau diabetisi, seperti meningkatkan sensitivitas insulin sehingga glukosa darah lebih mudah masuk dan digunakan dalam sel, meningkatkan ambilan glukosa pada otot tanpa insulin, menjaga kestabilan berat badan dan tekanan darah, dsb. Jadi jangan salah memilih jenis olahraga, pilihlah olahraga yang sesuai, sebab salah pilih dampaknya malah berbahaya.

Apa Jenis Olahraga yang Dianjurkan?

Aerobic. Olahraga aerobik adalah jenis olahraga yang berpusat pada peningkatan kerja jantung, pembuluh darah, serta optimalisasi penggunaan oksigen dalam tubuh. Olahraga aerobik meliputi jalan kaki, jalan cepat, jogging, lari, bersepeda, berenang, skating, dayung, dsb.

Peregangan. Olahraga peregangan atau beban/resistensi lebih berfokus pada pembentukan dan pemeliharaan massa otot tubuh. olahraga beban meliputi seperti latihan beban di gym, push-up, sit up, squat, dan sejenisnya.

Ini adalah Jenis olahraga yang direkomendasikan bagi mereka penderita diabetisi, karena telah terbukti efektivitasnya dalam  menangani diabetes. Apalagi jika kedua olahraga tersebut jika dipadukan, karena membantu mengontrol level gula darah, selain pengontrolan melalui diet sehat

Durasi dan Frekuensi olahraga

Untuk olahraga aerobik, Dianjurkan olahraga aerobic ini dilakukan minmal 30 menit setiap hari atau 150 menit dalam seminggu  dan sebaiknya dilakukan di pagi hari. Namun jika dalam sekali olahraga durasi 30 menit tidak terpenuhi, mungkin karena factor kesibukkan, maka sesi olahraga bisa dibagi menjadi 3 sesi yang, 10 menit disesi pertama, dan 15 menit disesi kedua dan ketiga. Dan jika ini rutin dijalankan, hasilnya bisa dipastikan makin menjanjikan.

Olahraga beban.  Dianjurkan olahraga peregangan ini dimasukkan sebagai tambahan olahraga aerobik yang sudah dilakukan. Untuk memulai program latihan beban ini diawali dengan intensitas sedang, yakni 1 set yang terdiri dari 10-15 kali pengulangan gerakan dengan tambahan beban, tiga kali seminggu. Jika diabetisi telah terbiasa dengan pola tersebut, maka latihan dapat ditingkatkan menjadi tiga set, masing-masing terdiri dari 10-15 kali pengulangan, tiga kali seminggu.

Bagi yang tak terbiasa olahraga?

Bagi penderita diabetes yang tak terbiasa dengan olahraga, usahakan terlebih dahulu untuk membiasakan berolahraga, karena bisa dikatakan olahraga ini sudah menjadi suatu keharusan. Untuk itu mulailah dengan olahraga peregangan dengan durasi minimal dan jenis olahraga yang paling mungkin bisa dilakukan, seperti jogging atau berjalan cepat 5-10 menit per harinya, atau 1-2 hari per minggu. Kalau sudah terbiasa, maka durasi dan frekuensi olahraga dapat ditingkatkan secara bertahap setiap minggunya hingga mencapai durasi dan frekuensi yang ideal.

Perlu dicatat, selain dari olahraga yang sudah ditentukan tadi, penderita diabetes diharapkan untuk selalu aktif dan banyak bergerak. Contoh sederhananya berjalan di sekeliling rumah, menyapu rumah dan halaman, mengepel, berkebun, menata rumah, berkunjung ke tetangga, berbelanja sambil berjalan kaki, naik turun tangga, dan beragam aktivitas harian lainnya, hindari duduk atau berbaring terlalu lama. Ini akan memberi kontribusi dalam menjaga kestabilan gula darah diabetisi, selain praktis dan sangat mudah untuk dilakukan.




0 comments:

Post a Comment