Monday, November 2, 2015

Ternyata Risiko Stroke pada Wanita, Dua Kali Lipatnya Pria



Perhatikan dengan seksama bila kita sedang berada di rumah sakit, khususnya di bangku antrian poli syaraf, berjubel mereka yang antri mayoritas adalah pria yang terkena penyakit stroke, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Sekilas pemandangan ini wajar, karena gaya hidup kaum pria memang identik sebagai penyebab mengapa mereka terkena penyakit stroke, seperti merokok, minum-minuman beralkohol, ditambah kurangnya gerak dan olahraga.

Tapi tahukah anda, bahwa kenyataannya wanita memiliki risiko terkena stroke 2 kali lipat lebih besar dari pria. Memang beda faktor penyebab stroke antara pria dengan wanita; Kalau pria lebih disebabkan pola hidup sehatnya yang tidak teratur, sedangkan wanita lebih pada faktor kodrati mereka seperti    komplikasi kehamilan, preeklampsia dan diabetes gestational, penggunaan pil KB, dan bahkan hasil terbaru dari sebuah penelitian mengatakan depresi pada wanita dapat meningkatkan risiko stroke hingga 70 persen dibanding pria yang juga mengalami depresi

Untuk itu dianjurkan bagi wanita untuk memperhatikan beberapa hal dibawah ini untuk mencegah terjadinya penyakit stroke

1. Jalan kaki 20 menit tiap hari itu lebih baik
Biasakanlah rutin berjalan kaki kurang lebih 20 menit setiap hari. Kesampingkan sementara kendaraan yang anda miliki ketika anda misalnya belanja atau sekedar berkunjung kerumah sanak saudara dan tetangga dekat, pilihlah jalan kaki. Dengan meluangkan 20 menit tiap hari berjalan kaki, total seminggu adalah 2 jam dan itu menurut penelitian sudah mampu mengurangi risiko stroke sebesar 30 persen

2. Kenali dan kelola stres 
Kelola stres anda, jangan biarkan setumpuk permasalah menjadikan anda stres dan depresi. Sebab bermula dari situ bisa memicu munculnya permasalahan medis yang tidak terkontrol, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, yang juga dapat meningkatkan risiko stroke hingga 29 persen.

3. Jaga kualitas tidur
Jangan remehkah kualitas tidur anda, ikutilah saran para pakar kesehatan untuk bisa tidur 7-8 jam tiap hari. Ketahuilah kurang tidur bisa berakibat fatal dengan meningkatnya sindrom metabolic 2 kali bahkan lebih, yaitu kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko stroke, serta penyakit jantung dan diabetes.

4. Pilih minyak zaitun ketika memasak
Kalau kita tahu manfaatnya minyak zaitun baik untuk penderita stroke dan dan jantung, mungkin para ibu rumah tangga akan memperhitungkan untuk mengganti minyak goreng yang biasa mereka pakai selama ini dengan minyak zaitun. Betapa tidak beberapa tetes saja minyak zaitun sudah bisa mencegah stroke hingga 40 persen

5. Redakan migrain dengan obat-obatan bukan solusi
Jangan tergesa-gesa ketika migrain datang langsung ditangani dengan mengkonsumsi obat-obatan, hal ini juga bisa penyebab risiko stroke meningkat. Usahkan untuk mengatasi migrain anda dengan cara yang lebih alami seperti memperbanyak memakan makanan sehat yang mengandung banyak vitamin

6. Perhatikan detak jantung Anda
Kesehatan jantung anda sangatlah urgent bagi kesehatan, perhatikan dengan seksama manakala ada tanda-tanda kelainan pada jantung, misalnya sering sesak nafas atau nyeri pada dada, segera periksalah ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan fibrilasi atrium (AF) yang bisa meningkatkan risiko stroke sekitar 5 kali lipat

7. Mengkonsumsi makanan kaya akan kalium
Tambah asupan makanan anda dengan mengkonsumsi makanan kaya akan kalium, seperti ubi jalar, kismis dan pisang. Ini pun ternyata bisa mengurangi risiko stroke sebesar 20 persen

8. kelola emosi anda
Mudah marah itu pertanda emosi anda tidak stabil. Dan bahayanya resiko terserang stroke bagi orang yang pemarah jauh lebih tinggi. Untuk itu kendalikan amarah anda dengan cara belajar managemen pengelolaan emosi.  

0 comments:

Post a Comment