Monday, April 25, 2016

Terapi Ozon Dapat Memperlancar Aliran Darah



Gangguan aliran darah yang tidak lancar merupakan masalah serius yang harus segera ditangani. Ada hubungannya dengan otak, jantung, dan pasokan energi dari sari-sari makanan yang dibawa darah bagi kelangsungan hidup. Termasuk kebutuhan oksigen dalam darah juga bisa menjadi pemicu darah mengalir tidak lancar. Darah yang kekurangan oksigen bisa membuat jantung bekerja ekstra keras memompa darah. 

Tekanan yang berlebihan bisa memicu serangan jantung dan komplikasi penyakit lainnya seperti kurangnya pasokan darah ke otak juga bisa menyebabkan kematian otak hingga berakibat stroke, koma dan kematian.
Solusi sehat untuk memperlancar aliran darah akibat kekurangan oksigen adalah dengan melakukan terapi ozon.

Apa itu terapi ozon?
Sebuah proses yang menggunakan mesin berteknologi dari rusia untuk menyaring aliran darah. Ozon yang kaya dengan kandungan Oksigen memiliki sifat membunuh bakteri, jamur, dan virus, serta mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kinerja sel darah merah dalam mengangkut oksigen.

Bagaimana cara terapi ozon?
Dalam kasus ini terapi ozon diberikan dalam bentuk 2 metode, yaitu metode saline (Ozonated Saline Intravenous Infusion) dan metode apheresis (Oxygen Ozone Apheresis Therapy). Namun yang paling direkomendasikan adalah terapi ozon metode apheresis proses pemberian ozon pada darah pasien dengan cara sirkulasi darah yaitu darah kotor pasien yang mengandung lemak, plak dan radikal bebas tersebut akan di alirkan melalui pembuluh darah vena di lengan kiri dan disaring ke dalam tabung dialyzer serta diberikan ozon sesuai kebutuhan.

Metode ini lebih efektif karena ozon dapat langsung berkhasiat langsung dalam darah. Sementara jika menggunakan saline infusion (Ozonated Saline Intravenous Infusion), ozon direaksikan dalam bentuk cairan infus, setelah cairan infus mengandung ozon baru dimasukkan melalui pembuluh vena. Prosesnya lebih lambat daripada sistem apheresis yang langsung bereaksi.

Hasil yang didapat, darah yang keluar dari tubuh manusia sebelum diozon akan tampak berbeda dengan darah yang sudah mengandung ozon. Plak-plak darah tersaring bersamaan dengan proses apheresis, dan juga darah kembali lebih segar. Sehingga aliran darah kembali lancar dan mengurangi resiko penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak-plak di dalam darah.

Hasil Testimoni Oxygen Ozone Apheresis Therapy


STANMED CENTER merupakan klinik Ozone Therapy dan Anti-Aging pertama di Indonesia dengan menggunakan teknologi dari Rusia. STANMED CENTER menyediakan Ozone Therapy, Glutathione Infusion, High Dose Vitamin C Infusion.

Jl. Hang Lekir Raya No. 9 Jakarta Selatan Telp 021-7228899
Follow Twitter kami @StanMedCenter

0 comments:

Post a Comment