Enno Lerian

Rahasia Enno Lerian Untuk Tampil Cantik di Depan Suaminya

Dinda Kirana

Dinda Kirana juga lakukan treatment Glutathione untuk kesehatan dan kecantikan kulitnya

Narji Cagur Beserta Istri Tercinta

Sebelum berangkat umroh Narji Cagur beserta Istri melakukan treatment infus Vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya selama menjalankan ibadan umroh

Enno Lerian

Pentingnya protein Glutathione bagi kesehatan dan kecantikan kulit di usianya yang menginjak kepala tiga

Tempat Terapi Yang Nyaman

Tempat treatment yang nyaman menjadi prioritas kami untuk melayani konsumen dan pasien

Wednesday, November 25, 2015

Bahan Alami Penyembuh Asam Urat

image (source)

Asam Urat, dengar namanya saja sudah ngeri apalagi kalau sampai menderitanya, tak bisa dibayangkan bagaimana sakitnya. Sendi-sendi kita diserang yang selanjutnya muncul pembengakakan, meradang, panas dan kaku pada persendian mulai dari jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Dan itu terjadi karena adanya penumpukkan kristal pada persendian disebabkan tingginya kandungan asam urat pada tubuh, sungguh satu kondisi yang semua orang tak menginginkannya.

Pada umumnya penyakit ini mulai menyerang pada pria yang usianya telah menginjak 40 tahun atau pada wanita yang telah menopause. Yang kemungkinan besar 90 % disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal untuk membuang asam urat dari tubuh melalui air seni, selebihnya dikarenakan tubuh memproduksi asam urat terlampau berlebihan. 

Dalam sejarahnya, penyakit asam urat ini sudah ada sejak dahulu kala. tengok saja di Mesir, asam urat ini sudah dikenal kurang lebih 5000 tahun silam dan orang-orang Yunani sudah puluhan masa telah membicarakan penyakit yang juga dikenal dengan sebutan gout ini. 

Dengan riwayat panjangnya ini, para pakar kesehatan kemudian merekomendasikan beberapa tanaman yang ampuh dan diyakini bisa mengatasi penyakit asam urat ini, diantaranya:

Sidaguri (sida rhombifolia)
Tanaman ini tumbuh liar di tepi jalan, halaman berrumput, hutan, ladang, dan tempat-tempat dengan sinar matahari cerah atau sedikit terlindung. Tanaman ini tersebar pada daerah tropis di seluruh dunia dari dataran rendah sampai 1.450 m dpl. Perdu tegak bercabang ini tingginya dapat mencapai 2 m dengan cabang kecil berambut rapat. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah akar, daun dan bunga, tapi lebih sering akarnya. Sidaguri ini mempunyai kandungan alkaloid ephedrine, terutama pada bijinya, yang memiliki efek mendinginkan badan (anti demam), membuat lancar pencernaan, mengecilkan jaringan (astringent), memperbanyak air seni (diuretik) dan meningkatkan stamina. 

Legundi (vitex negundo)
Tanaman legundi banyak tumbuh di semak belukar. Pada umumnya tumbuh liar di daerah hutan pohon jati, tepi jalan, pematang sawah, tak jarang digunakan sebagai tanaman pagar halaman. Tingginya kurang dari 6 meter dengan permukaan atas daun yang kehijauan dan agak keabuan di bagian permukaan bawah daunnya. Memiliki bunga yang berwarna ungu violet dan buahnya berdaging sekitar 6 mm, mengandung 4 biji hitam kecil. Tanaman ini banyak tumbuh di benua Australia dan Asia khususnya Asia Tenggara. di Indonesia, legundi dikenal dengan berbagai nama seperti, Gendasari (Melayu), Lilogundi (Palembang), Langgundi (Padang), Lagundi (Sunda), Lengghundi (Madura), Galumi (Sumbawa), Sangari (Bima), Danuko (Kalimantan), Lanra (Makasar), Lawasani- Pala (Bugis), dan Ai Tuban (Ambon). Secara empiris, tanaman ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional dalam mengatasi macam- macam penyakit.. Bunga dan daun Legundi yakni salah satu herbal yang sangat efektif mengatur rasa sakit dan inflamasi karena artritis dan sciatica. 

Habbatussauda (nigella sativa)
Di Indonesia lebih dikenal dengan jinten hitam, ia memiliki berbagai kandungan senyawa seperti alkaloida, tanin, kalium, kalsium, flavonoid, dan asam linoeat yang dapat membantu tubuh meningkatkan daya tahan atau imunitas terhadap serangan penyakit tertentu. Zat-zat yang ada dalam jinten hitam akan membantu tubuh mengatasi reaksi peradangan yang terjadi seperti nyeri sendi pada tulang punggung atau tulang gerak baik kaki ataupun tangan. Jinten hitam atau habbatussauda termasuk jenis obat yang mudah didapatkan di pasar tradisional dan dapat digunakan terus menerus dalam jangka waktu lama tanpa efek samping.

Salai guggul (boswellia serrata)
Salai guggul termasuk tumbuhan yang tumbuh di iklim tropis dan untuk di Indonesia tumbuhan ini dapat tumbuh di area hutan Kalimantan atau Sulawesi. Tumbuhan yang satu ini memiiki kandungan resin dan asam boswelik yang akan membantu metabolisme tubuh yang berkaitan dengan kolesterol dan asam oksalat. Kedua senyawa tersebut dianggap mampu meluruhkan kristal asam urat yang terendap di area persendian tubuh. Asam boswelik juga dianggap mampu mengurangi reaksi nyeri dan menenangkan saraf yang ada di area persendian alat gerak penderita asam urat. Anda dapat mengolah tanaman yang satu ini dengan memanfaatkan daunnya dan mengubahnya menjadi bentuk serbuk sebelum dicampurkan pada air minum. 

Jahe Merah (zingiber officinale)
Jahe merah termasuk salah satu obat herbal mengatasi asam urat yang cukup efektif sebagai obat pemakaian jangka panjang. Namun yang perlu diperhatikan adalah jika menggunakan jahe merah untuk pengobatan seorang penderita asam urat tidak boleh terlalu banyak, karena sifat jahe merah yang setiap saat dapat memicu naiknya asam lambung atau menurunkan tekanan darah. Jahe merah memiliki kandungan flavonoid, terpenoid, vitamin, dan mineral makro yang membantu mengatasi asam urat dalam 3 hal, yaitu kristal asam urat yang melekat di persendian, mengurangi reaksi peradangan atau nyeri yang terjadi, dan meningkatkan kinerja organ ginjal dan hati untuk reaksi detoksifikasi serta pelarutan pada urin. Anda dapat merebus sekitar 3-4 siung jahe merah dalam 200ml air dan menyisakan setengahnya untuk diminum 2 kali sehari di pagi dan malam hari sesudah makan..

Brotowali (tinospora cordifolia)
Bagi peminat jamu, tentu saja sudah tidak asing lagi apabila mendengar kata brotowali. Tanaman herbal yang dikenal dengan rasanya yang sangat pahit ini diklaim sebagai salah satu tanaman asli Asia Tenggara. Di Indonesia tanaman ini memiliki nama yang berbeda-beda. Di jawa dikenal sebagai bratawali, daun gadel, dan putrawali, di sunda disebut dengan andawali, sedangkan dibali lebih dikenal dengan antawali.
Brotowali dianggap sebagai salah satu alternatif herbal paling penting untuk meningkatkan sistem imun tubuh (immuno-modulator). Karena sifatnya itu, brotowali buat tubuh lebih sehat pada penyakit dan lebih awet muda. Kecuali mempermudah asam urat, brotowali bermanfaat juga mengatasi diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi dan menyehatkan organ-organ vital tubuh.

Teh Hijau
Teh hijau memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tetapi Anda jangan berlebihan dalam mengonsumsinya. Dianjurkan dalam sehari cukup dua kali minum saja. Dan memang teh hijau mempunyai kandungan banyak polifenol yang bekerja sebagai anti-oksidan pencegah serangan asam urat. Teh hijau juga mempunyai kandungan vitamin C dan vitamin E yang dapat mengontol asam urat dalam tubuh. 

Tuesday, November 24, 2015

Ini jadinya kalau Konsumsi Gula berlebihan

Image: source


Dewasa ini makin banyak saja kita jumpai pada label kemasan berbagai produk, baik makanan terlebih minuman, tertulis less sugar. Iklan produk makanan dan minuman di televisi pun sama, dengan gencarnya mereka ingin menyakinkan bahwa produk mereka aman konsumsi dan rendah gula.  Memangnya, ada apa dengan gula?

Sekarang mari kita tengok sejenak jenis gula yang biasa kita pakai. Ada banyak jenis gula dan semua memang memiliki rasa khas yakni manis. Diantaranya jenis gula yang biasa disebut dengan Fruktosa, jenis gula ini biasa kita dapati pada buah dan madu. Ada lagi yang namanya Laktosa, ini yang terdapat susu. Ada juga Glukosa, yang juga biasa dikenal dengan gula pati atau gula darah. Dan Sukrosa murni, gabungan antara dua gula fruktosa dan glukosa, jenis ini paling familier yang sering kita gunakan seperti gula pasir, gula meja atau gula putih atau contohnya bila Anda mencampurkan gula ke dalam minuman yang asam, misalnya jus lemon, maka sukrosa akan terurai menjadi dua komponen ini.

Lalu yang mana bahayanya?. Perlu diketahui saat ini tidak ada Kristal sebagaimana gula yang terdapat pada alam. Pada dasarnya gula merupakan hasil pemurnian (refinasi) sari tebu atau bit setelah semua vitamin, mineral, protein, enzim dan nutrisi yang mengandung banyak manfaat dibuang. Akibatnya, gula tidak mengandung aneka nutrisi dan serat yang terdapat pada karbohidrat lain yang lebih kompleks seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

Sedangkan, konsumsi gula dalam kehidupan sehari-hari sepertinya sangat sulit untuk dihindari. Bahkan saking sulit mengkontrol penggunaan sehingga tanpa sadar kita berlebihan mengkonsumsi gula. Dari kelebihan gula inilah, oleh tubuh akan diubah menjadi lemak.

Sebagaimana dituturkan oleh  American Heart Foundation, bahwa sebenarnya gula menyumbang nol nutrisi, tetapi menambahkan banyak kalori yang dapat menyebabkan berat badan ekstra, atau bahkan obesitas, sehingga mengurangi kesehatan jantung. Gula juga dapat menyebabkan masalah gigi. Residu gula di gigi yang tidak disikat dengan benar mendorong perkembangbiakan bakteri alami yang menghasilkan asam, sehingga gigi mudah berlubang. bahkan, menurut sebagian ahli, gula secara perlahan bisa menimbulkan kerusakan pankreas, kelenjar adrenal dan mengacaukan keseluruhan sistem endokrin, yakni Sistem dalam tubuh yang menentukan siklus tubuh kita, seperti siklus reproduksi, siklus tidur, dan siklus nutrisi..

Karenanya, kita dianjurkan untuk tidak mengsonsumsi gula secara berlebihan. Perempuan sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 100 kalori tambahan dari gula per hari, dan laki-laki 150 kalori per hari. Artinya, tidak lebih dari 25 gram per hari untuk perempuan dan 37,5 gram untuk laki-laki. Jumlah itu sudah mencakup gula di minuman, makanan, kudapan, permen, cokelat dan semua yang Anda konsumsi hari itu.


Dan yang menjadi perhatian kita, di Indonesia Konsumsi gula per kapita sekarang mencapai 12 kg per tahun, dengan tren terus meningkat. Per kapita berarti setiap pria, wanita, anak-anak dan bayi Indonesia rata-rata mengonsumsi 1 kg gula sebulan. Sebagian orang mengonsumsi jauh di atas rata-rata, sebagian lainnya di bawah rata-rata. Padahal, setiap 1 gram gula mengandung 4 kalori. Setangkup gula 20 gram akan langsung menambah 80 kalori ke tubuh. Bahkan, tanpa sadar bayi-bayi kita juga sudah diajari untuk mencandu gula. Sebagaimana disebutkan oleh sebuah penelitian oleh Universitas Calgary, lebih dari setengah dari semua produk makanan yang ditargetkan untuk balita dan bayi, memiliki terlalu banyak kalori yang berasal dari gula. Dan itu tidaklah baik bagi kesehatan.

Monday, November 23, 2015

Bau Badan, Sinyal Tanda Penyakit


 
Image: source
Bau badan semua orang punya, beberapa menggangap bau badan ini bukanlah sebuah masalah. Namun beberapa orang kini mulai mempertanyakan jika bau badan yang aromanya sudah kelewat batas, tak umum dan mengganggu indera penciuman.

Memang beberapa pakar kesehatan telah menyebutkan, ada hubungan bau badan sebagai bentuk sinyal jika seseorang menderita penyakit tertentu. Misalnya saja penderita diabetes kadang-kadang memiliki napas yang berbau seperti apel busuk atau aseton dan bau badan karena keringat aromanya menyengat.

Pernah uji coba dilakukan oleh Karolinska Institutet yang berada di Swiss, dibawah pimpinan  Mats Olsson dan timnya, mencoba membuktikan bahwa manusia dapat mencium bau penyakit pada seseorang yang sistem kekebalannya sangat aktif hanya dalam beberapa jam setelah terpapar racun.

Untuk membuktikannya, delapan orang sehat direkrut untuk disuntik dengan lipopolisakarida (LPS) yaitu racun yang dikenal meningkatkan respon imun atau larutan garam (sebagai pembanding). Para relawan mengenakan t-shirt ketat untuk menyerap keringat selama 4 jam berikutnya. Para relawan yang disuntik dengan LPS menghasilkan respon imun yang nyata, sebagaimana dibuktikan oleh peningkatan suhu tubuh dan kadar sitokin (molekul sistem kekebalan).

Sedangkan sebuah kelompok terpisah yang terdiri dari 40 peserta diminta untuk mencium sampel keringat. Secara keseluruhan, mereka menilai t-shirt dari kelompok LPS memiliki bau yang lebih tajam dan tidak menyenangkan dibandingkan t-shirt kelompok larutan garam. Mereka juga menilai t-shirt dari kelompok LPS memiliki bau tidak sehat.

Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara aktivasi kekebalan dan bau badan setidaknya sebagian ditentukan oleh kadar sitokin dalam darah mereka yang terpajan LPS. Artinya, semakin besar respon kekebalan peserta, semakin tidak sedap bau keringat mereka. Menariknya, dalam uji kimia para peneliti tidak menemukan perbedaan dalam jumlah keseluruhan senyawa berbau antara kelompok LPS dan kelompok pembanding. Hal ini menunjukkan bahwa pasti perbedaannya terdapat dalam komposisi senyawa berbau tersebut.


Hasil uji coba ini meski hanya sekedar mendeteksi hubungan antara bau badan dengan kemungkinan ada penyakit yang mengikutinya. Bisa dikatakan ini adalah sebuah temuan yang berharga karena mampu menunjukkan adaptasi penting yang memungkinkan kita untuk menghindari penyakit berbahaya. Dan kembali menekankan pentingnya langkah pencegahan terhadap penyakit lebih baik dari pada pengobatan.

Tuesday, November 17, 2015

Waspadai, Batu Ginjal Diproduksi Oleh Makanan Ini



Ginjal merupakan salah satu organ dalam yang nilainya mahal dan memiliki fungsi serta peranan penting pada tubuh manusia. Karenanya sudah menjadi sebuah keharusan kita untuk menjaga agar kondisi ginjal tersebut terus sehat dan bisa berfungsi dengan baik.

Dan perlu diketahui ginjal punya ‘musuh’ yang patut diwaspadai yakni ‘batu ginjal’. Orang yang pernah terserang batu ginjal ini, tahu pasti bagaimana hebatnya rasa sakit yang ditimbulkan pada saat nyeri batu ginjal ini menyerang.

Sebenarnya batu ginjal ini lebih berupa kerak yang merupakan hasil dari penumpukan mineral pada ginjal manusia. Dan kebanyakan pemicu pembentukan batu ginkal ini bersumber dari konsumsi makanan tidak sehat yang menyebabkan kelebihan berat badan dan tidak bersahabat dengan ginjal kita.

Dan berikut adalah beberapa makanan yang patut untuk waspadai agar penyakit batu ginjal tak menyerang kesehatan Anda.

Daging merah
Mengkonsumsi daging merah memang baik dan disarankan sebagai penyedia zat besi bagi tubuh dan darah. Namun kita perlu berhati-hati, sebab daging merah  selain tinggi lemak, daging merah juga tinggi akan protein dan protein mampu meningkatkan risiko produksi batu ginjal karena kadar asam urat di dalamnya. Tingginya kandungan asam urat dalam tubuh itulah yang mampu memicu produksi batu ginjal.

Minuman berkarbonasi
Kebiasaan minum minuman berkarbonasi sejak awal memang tidak baik, meski kebanyakan orang mengidolakan sebagai minuman penawar dahaga dan penambah energi. Padahal dibalik segarnya minuman berkarbonasi itu ada asam fosfat yang bisa  memicu produksi batu ginjal.

Karbohidrat olahan
Nasi memang menu utama tak tergantikan bagi kita khususnya orang Indonesia. Apalagi ia penghasil karbohidrat terbaik, selain roti, mie dan makanan bertepung halus lainnya. Namun karena ia  termasuk ke dalam kategori makanan berkarbohidrat olahan yang bisa meningkatkan produksi insulin yang erat hubungannya dengan infeksi saluran kemih. Pada giliran berikutnya ia pun mampu memicu pembentukan batu ginjal.

Kafein
Pada takaran tertentu minum kopi baik bagi kesehatan. Tapi kalau melebihi, kandungan kafein pada kopi   akan mampu meningkatkan sekresi kalsium dalam urin yang membuka kesempatan untuk produksi batu ginjal.


Pemanis buatan
Dari sebutannya saja, kita sudah bisa menyimpulkan kalau pemanis buatan berdampak buruk bagi kesehatan. Sementara peredaran makanan dengan memakai bahan dasar pemanis buatan tak mampu dicegah dan kita sendiri terkadang tak menyadari pula kalau telah mengkonsumsinya.
Dengan sadar atau tanpa sadar bahaya mengkonsumsi makanan dengan pemanis buatan selalu membayangi kondisi kesehatan fungsi ginjal kita.

Alkohol
Jangan sekali-kali mendekati minuman beralkohol apalagi sampai meminumnya secara berlebihan. Dampak terparah mungkin bisa merusak hati dan ginjal kita. dengan kondisi ginjal yang rusak bisa dipastikan ginjal tak berfungsi secara normal dan itu berakibat dehidrasi hebat yang meningkatkan risiko penyakit batu ginjal

Garam
Garam kaya akan sodium, dari zat inilah seseorang bisa berpotensi menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan penyakit ginjal. Jadi harus diingat, kita harus berani mengurangi makanan dengan garam bersodium tinggi, masalah makanan kita jadi hambar rasanya  jangan khawatir pakailah bumbu masak jenis rempah-rampah sebagai alternatif pengganti rasa.

Monday, November 16, 2015

Darah juga punya sampah, benarkah itu?

image source

Mungkin kita jarang mendengar dan memperhatikan kalau memang darah kita juga menghasilkan sampah. Yang dalam dunia kesehatan biasa disebut dengan kreatinin.

Kreatinin adalah produk limbah kimia yang berada dalam darah, limbah ini kemudian disaring oleh ginjal dan dibuang ke dalam urin. Kreatinin merupakan produk sampingan dari kontraksi otot normal, di mana kreatinin terbuat dari creatine yang merupakan pemasok energi untuk otot.

Fungsi Creatine

Creatine adalah asam amino yang diproduksi oleh hati, pankreas dan ginjal. Creatine juga bisa diperoleh dari luar tubuh yaitu dari sumber makanan seperti ikan dan daging. Otot-otot kita menyimpan creatine sebagai creatine phosphate, yang merupakan sumber ATP, yang menyediakan energi.

Ketika otot beristirahat, respirasi aerobik biasa akan menyediakan energi yang cukup sehingga tidak memerlukan kreatin fosfat. Namun, ketika otot-otot bekerja secara aktif, maka akan membutuhkan banyak ATP untuk energi dan mulai menggunakan cadangan kreatin fosfat.

Berapa Kadar Kreatinin Normal?

Tentu saja kadar kreatinin antara laki-laki dengan wanita berbeda. Karena jumlah jaringan otot yang dimiliki laki-laki lebih banyak otomatis jumlah kreatinin pada wanita lebih rendah. laki-laki memiliki kadar kreatinin normal sekitar 0,6-1,2 miligram/??deciliters (mg / dL), sedangkan nilai normal kreatinin pada wanita antara 0,5-1,1 mg/dL

Pada dasarnya, kadar kreatinin dalam darah tetap tidak berubah dari hari ke hari karena massa otot biasanya tetap sama. Namun, adanya efek penggunaan obat-obatan tertentu, makan banyak daging atau latihan otot atau olahraga lainnya dapat menyebabkan kadar kreatinin tinggi, bahkan pada mereka yang tidak memiliki penyakit ginjal kronis (CKD).

Pun juga bagi orang yang sudah lanjut usia, kadar kreatinin bisa lebih rendah dari normal pada orang, apalagi orang tersebut kurang akan gizi.

Kreatinin Dan Penyakit Ginjal Kronis
Ginjal yang rusak, akan berpengaruh buruk pada tubuh, ia tidak dapat menyaring limbah seara efisien. Kondisi ini lalu menyebabkan kenaikan kadar kreatinin dalam darah. Karenanya orang dewasa dengan penyakit ginjal yang memiliki kadar keratinin darah tinggi mencapai 10,0 mg/dL, dan pada bayi bila kadar kreatinin mencapai 2,0 mg/dL, akan dianjurkan untuk melakukan pencucian darah.



Gejala Kreatinin Tinggi

Tak semua orang yang memiliki penyakit ginjal merasakan tanda-tanda  kadar kreatininny tinggi, namun biasanya orang tersebut akan merasakn seperti, rasa lelah atau lemah, dehidrasi, Kebingungan, dan Sesak napas.

Untuk memastikannya adalah dengan cara melakukan pemeriksaan darah yang didalamnya ada tiga tes khusus yakni Kreatinin serum, Kreatinin Klirens (Ccr atau CrCl) dan BUN (Blood Urea Nitogen). Dan ketiga tes tersebut dilakukan untuk mengukur kadar kreatinin dan untuk membantu menentukan fungsi ginjal.

Saturday, November 14, 2015

Badan dan mata kuning, berbahayakah?

image: source
Panik, mungkin itu reaksi pertama ketika seseorang menyadari bahwa seluruh badan serta matanya mendadak berubah warna menjadi kuning. Kok bisa berubah menjadi kuning, apa ini yang orang mengatakan penyakit kuning itu?

Benar sekali itu penyakit kuning yang dalam istilah medisnya disebut dengan icterus atau jaundice. Penyakit ini muncul karena adanya permasalahan pada liver/ hati yang tanda-tanda fisiknya bisa dilihat adanya perubahan warna asli pada bola mata (sclera), dan kulit menjadi kuning, serta mukosa pada penderita.  Hal ini terkait dengan metabolisme bilirubin, tepatnya gangguan pada sistem hepatobilier (sistem hati dan kandung empedu).

Sebenarnya banyak sekali penyebab penyakit ini, bisa penyakit bawaan sejak lahir, infeksi virus, infeksi bakteri, infeksi parasit malaria, karena mengonsumsi obat tertentu, ataupun karena gangguan pada sistem dari kandung empedu penderita. 

Dan yang penyebab paling sering adalah  Hepatitis dan Sirois, bisa Hepatitis A, B dan C. kebanyakan sih yang dialami oleh orang hepatitis A yang cirinya mudah dikenali, yakni demam dan adanya permasalahan dipencernaan yang dalam waktu singkat muncul ‘kuning’ seperti itu. Inilah gejala awal hepatitis A. 

Namun jangan khawatir, hepatitis A ini tidaklah berbahaya. Ia mudah disembuhkan bahkan bisa sembuh dengan sendirinya. Yang perlu kita waspadai adalah hepatitis B dan C, keduanya tergolong agak berat dan parah dimana dalam proses penyembuhannya penderita harus dirawat dirumah sakit sampai sembuh total.

Friday, November 13, 2015

Penderita Diabetesi Ini Olahraga Yang Cocok Untukmu

Image: source


Pada dasarnya semua jenis olahraga sangat baik bagi manusia, tapi tidak untuk penderita diabetes. Ada jenis-jenis olahraga yang khusus diperuntukkan bagi mereka, yang manfaat berhubungan langsung dengan penyakit diabetes tersebut.

Dan Jenis olahraga ini memilki dampak positif, langsung maupun tidak langsung terhadap para penderita diabetes atau diabetisi, seperti meningkatkan sensitivitas insulin sehingga glukosa darah lebih mudah masuk dan digunakan dalam sel, meningkatkan ambilan glukosa pada otot tanpa insulin, menjaga kestabilan berat badan dan tekanan darah, dsb. Jadi jangan salah memilih jenis olahraga, pilihlah olahraga yang sesuai, sebab salah pilih dampaknya malah berbahaya.

Apa Jenis Olahraga yang Dianjurkan?

Aerobic. Olahraga aerobik adalah jenis olahraga yang berpusat pada peningkatan kerja jantung, pembuluh darah, serta optimalisasi penggunaan oksigen dalam tubuh. Olahraga aerobik meliputi jalan kaki, jalan cepat, jogging, lari, bersepeda, berenang, skating, dayung, dsb.

Peregangan. Olahraga peregangan atau beban/resistensi lebih berfokus pada pembentukan dan pemeliharaan massa otot tubuh. olahraga beban meliputi seperti latihan beban di gym, push-up, sit up, squat, dan sejenisnya.

Ini adalah Jenis olahraga yang direkomendasikan bagi mereka penderita diabetisi, karena telah terbukti efektivitasnya dalam  menangani diabetes. Apalagi jika kedua olahraga tersebut jika dipadukan, karena membantu mengontrol level gula darah, selain pengontrolan melalui diet sehat

Durasi dan Frekuensi olahraga

Untuk olahraga aerobik, Dianjurkan olahraga aerobic ini dilakukan minmal 30 menit setiap hari atau 150 menit dalam seminggu  dan sebaiknya dilakukan di pagi hari. Namun jika dalam sekali olahraga durasi 30 menit tidak terpenuhi, mungkin karena factor kesibukkan, maka sesi olahraga bisa dibagi menjadi 3 sesi yang, 10 menit disesi pertama, dan 15 menit disesi kedua dan ketiga. Dan jika ini rutin dijalankan, hasilnya bisa dipastikan makin menjanjikan.

Olahraga beban.  Dianjurkan olahraga peregangan ini dimasukkan sebagai tambahan olahraga aerobik yang sudah dilakukan. Untuk memulai program latihan beban ini diawali dengan intensitas sedang, yakni 1 set yang terdiri dari 10-15 kali pengulangan gerakan dengan tambahan beban, tiga kali seminggu. Jika diabetisi telah terbiasa dengan pola tersebut, maka latihan dapat ditingkatkan menjadi tiga set, masing-masing terdiri dari 10-15 kali pengulangan, tiga kali seminggu.

Bagi yang tak terbiasa olahraga?

Bagi penderita diabetes yang tak terbiasa dengan olahraga, usahakan terlebih dahulu untuk membiasakan berolahraga, karena bisa dikatakan olahraga ini sudah menjadi suatu keharusan. Untuk itu mulailah dengan olahraga peregangan dengan durasi minimal dan jenis olahraga yang paling mungkin bisa dilakukan, seperti jogging atau berjalan cepat 5-10 menit per harinya, atau 1-2 hari per minggu. Kalau sudah terbiasa, maka durasi dan frekuensi olahraga dapat ditingkatkan secara bertahap setiap minggunya hingga mencapai durasi dan frekuensi yang ideal.

Perlu dicatat, selain dari olahraga yang sudah ditentukan tadi, penderita diabetes diharapkan untuk selalu aktif dan banyak bergerak. Contoh sederhananya berjalan di sekeliling rumah, menyapu rumah dan halaman, mengepel, berkebun, menata rumah, berkunjung ke tetangga, berbelanja sambil berjalan kaki, naik turun tangga, dan beragam aktivitas harian lainnya, hindari duduk atau berbaring terlalu lama. Ini akan memberi kontribusi dalam menjaga kestabilan gula darah diabetisi, selain praktis dan sangat mudah untuk dilakukan.